<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments for Komunitas Penulis Muslim</title>
	<atom:link href="http://syariah.org/dp/?feed=comments-rss2" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://syariah.org/dp</link>
	<description>mengarusutamakan penulis idiologis</description>
	<lastBuildDate>Sun, 15 Aug 2010 12:14:35 +0700</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
	<item>
		<title>Comment on Ramadhan: Saatnya Mengubur Sekularisme dan Menegakkan Syariah Islam Secara Total by Ramadhan: Saatnya Mengubur Sekularisme dan Menegakkan Syariah Islam Secara Total : Khilafah Now</title>
		<link>http://syariah.org/dp/?p=235&#038;cpage=1#comment-86</link>
		<dc:creator>Ramadhan: Saatnya Mengubur Sekularisme dan Menegakkan Syariah Islam Secara Total : Khilafah Now</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Aug 2010 12:14:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://syariah.org/dp/?p=235#comment-86</guid>
		<description>[...] diisyaratkan oleh sejumlah nash al-Quran maupun as-Sunnah, baik secara langsung maupun [...] Komunitas Penulis Muslim       Categories: [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] diisyaratkan oleh sejumlah nash al-Quran maupun as-Sunnah, baik secara langsung maupun [...] Komunitas Penulis Muslim       Categories: [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Perlakuan Negara Khilafah Terhadap Non Muslim by rezza</title>
		<link>http://syariah.org/dp/?p=121&#038;cpage=1#comment-75</link>
		<dc:creator>rezza</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Aug 2010 14:08:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://syariah.org/dp/?p=121#comment-75</guid>
		<description>mau tanya dikit mas.... bukannya zimmi tuh untuk kaum non muslim yang habis ditaklukan negaranya aja ya? apakah kaum zimmi juga termasuk kaum non muslim di madinah yang mereka sudah tinggal disana dan bukan hasil dari penaklukan oleh islam? trima kasih... jawabannya mohon kirim ke email saya ya... muhammadrezza.k@gmail.com

----------------
dzimmi berasal dari kata (bahasa Arab: ???, majemuk: ??? ?????, ahlul dzimmah, &quot;orang-orang dzimmah&quot;) adalah orang non-Muslim merdeka yang hidup dalam negara Islam yang, sebagai balasan karena membayar pajak perorangan, menerima perlindungan dan keamanan. Jadi disini pemahaman atas kafir dzimmi adalah warga non-muslim yg hidup di negara islam baik atas negeri yg ditaklukkan maupun bukan [seperti warga negara non muslim yg patuh thd pemerintahan islam dan hidup di madinah]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mau tanya dikit mas&#8230;. bukannya zimmi tuh untuk kaum non muslim yang habis ditaklukan negaranya aja ya? apakah kaum zimmi juga termasuk kaum non muslim di madinah yang mereka sudah tinggal disana dan bukan hasil dari penaklukan oleh islam? trima kasih&#8230; jawabannya mohon kirim ke email saya ya&#8230; <a href="mailto:muhammadrezza.k@gmail.com">muhammadrezza.k@gmail.com</a></p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-<br />
dzimmi berasal dari kata (bahasa Arab: ???, majemuk: ??? ?????, ahlul dzimmah, &#8220;orang-orang dzimmah&#8221;) adalah orang non-Muslim merdeka yang hidup dalam negara Islam yang, sebagai balasan karena membayar pajak perorangan, menerima perlindungan dan keamanan. Jadi disini pemahaman atas kafir dzimmi adalah warga non-muslim yg hidup di negara islam baik atas negeri yg ditaklukkan maupun bukan [seperti warga negara non muslim yg patuh thd pemerintahan islam dan hidup di madinah]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Cara Islam Membabat Koruptor by Cara Islam Membabat Koruptor : Khilafah Now</title>
		<link>http://syariah.org/dp/?p=186&#038;cpage=1#comment-72</link>
		<dc:creator>Cara Islam Membabat Koruptor : Khilafah Now</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 31 Jul 2010 12:29:13 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://syariah.org/dp/?p=186#comment-72</guid>
		<description>[...] tidak aneh jika saat ini muncul kembali wacana untuk menindak tegas para koruptor. Indonesia [...] Komunitas Penulis Muslim       Categories: [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] tidak aneh jika saat ini muncul kembali wacana untuk menindak tegas para koruptor. Indonesia [...] Komunitas Penulis Muslim       Categories: [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Kekuatan Asing (Penjajah) di Balik Isu Referendum Papua by Kekuatan Asing (Penjajah) di Balik Isu Referendum Papua : Khilafah Now</title>
		<link>http://syariah.org/dp/?p=225&#038;cpage=1#comment-68</link>
		<dc:creator>Kekuatan Asing (Penjajah) di Balik Isu Referendum Papua : Khilafah Now</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Jul 2010 11:06:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://syariah.org/dp/?p=225#comment-68</guid>
		<description>[...] yang dilakukan masyarakat sipil. Demontrasi besar, misalnya, terjadi pada tanggal 18 Juni, [...] Komunitas Penulis Muslim       Categories: [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] yang dilakukan masyarakat sipil. Demontrasi besar, misalnya, terjadi pada tanggal 18 Juni, [...] Komunitas Penulis Muslim       Categories: [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Atasi HIV/AIDS dengan cara Islam, Bukan dengan cara Liberal! by fino</title>
		<link>http://syariah.org/dp/?p=97&#038;cpage=1#comment-66</link>
		<dc:creator>fino</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 Jul 2010 04:40:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://syariah.org/dp/?p=97#comment-66</guid>
		<description>...pendapat ini tidaklah salah. 

Tapi bayangkan Jika:
Pezina kalau ketahuan Gantung ...
Pemakai narkoba ketahuan sembelih...
kerahkan TNI dan Polri memborbardir diskotik, Panti-panti pijat Plus, lokalisasi, sarang2 tukang pakau dlll...ketangkep, gebugi, penjarakan seumur hidup.
Ariel, Luna Maya, Cut, Tari, Miyabi....woooowwww akan di blender pasti
begitukah caranya jika hukum ini diterapkan?

Pastinya akan sadis, untuk diterapkan di jaman seperti ini akan ada kekerasan dan sadisme.

Biasakah anda bayangkan jika anda jadi pemerintah? strategi riil apa yang akan anda terapkan? kalo pendapat gini masih cuman pendapat global, yang jika diperinci lebih lebih detail langkah nyatanya....????????</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>&#8230;pendapat ini tidaklah salah. </p>
<p>Tapi bayangkan Jika:<br />
Pezina kalau ketahuan Gantung &#8230;<br />
Pemakai narkoba ketahuan sembelih&#8230;<br />
kerahkan TNI dan Polri memborbardir diskotik, Panti-panti pijat Plus, lokalisasi, sarang2 tukang pakau dlll&#8230;ketangkep, gebugi, penjarakan seumur hidup.<br />
Ariel, Luna Maya, Cut, Tari, Miyabi&#8230;.woooowwww akan di blender pasti<br />
begitukah caranya jika hukum ini diterapkan?</p>
<p>Pastinya akan sadis, untuk diterapkan di jaman seperti ini akan ada kekerasan dan sadisme.</p>
<p>Biasakah anda bayangkan jika anda jadi pemerintah? strategi riil apa yang akan anda terapkan? kalo pendapat gini masih cuman pendapat global, yang jika diperinci lebih lebih detail langkah nyatanya&#8230;.????????</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Tinggalkan &#8220;Politik Tipu-Tipu’, Kembalilah ke Politik Islam by admin</title>
		<link>http://syariah.org/dp/?p=198&#038;cpage=1#comment-65</link>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 27 Jun 2010 16:06:52 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://syariah.org/dp/?p=198#comment-65</guid>
		<description>betul</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>betul</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Tinggalkan &#8220;Politik Tipu-Tipu’, Kembalilah ke Politik Islam by Blaine Ross</title>
		<link>http://syariah.org/dp/?p=198&#038;cpage=1#comment-64</link>
		<dc:creator>Blaine Ross</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Jun 2010 14:49:18 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://syariah.org/dp/?p=198#comment-64</guid>
		<description>&lt;i&gt;Rangkaian drama politik di atas sekali lagi menunjukkan dengan kuat kepada kita bahwa belum ada perubahan paradigma politik di negeri ini. Padahal reformasi sudah berjalan lebih dari satu dekade. Paradigma politik yang belum berubah sama sekali itu adalah bahwa politik identik dengan kekuasaan. Semua energi politik seakan ditumpahkan demi meraih kekuasaan dan kemudian mempertahankannya. Jalannya semua proses itu dihela oleh kepentingan. Kepentingan tetap dijadikan panglima. Karena itu, selama kepetingan menghendaki, maka yang semula lawan bisa dalam sekejap menjadi kawan, dan sebaliknya. Bahwa kepentingan tetap menjadi penentu itu juga terungkap dalam curhatnya Sri Mulyani pada acara kuliah umum tentang &#8220;Kebijakan Publik dan Etika Publik&#8221; di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Selasa, 18/5. Ia menjelaskan mengapa mundur dari jabatan menteri keuangan dan menerima jabatan direktur operasional di Bank Dunia. Ia mengatakan, “Ini adalah suatu kalkulasi bahwa sumbangan saya, atau apapun yang saya putuskan sebagai pejabat publik, tidak lagi dikehendaki di dalam sistem politik di mana perkawinan kepentingan itu sangat dominan. Banyak yang mengatakan ini adalah kartel, saya lebih suka mengatakannya kawin, walaupun jenis kelaminnya sama.”&lt;/i&gt;
+1</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p><i>Rangkaian drama politik di atas sekali lagi menunjukkan dengan kuat kepada kita bahwa belum ada perubahan paradigma politik di negeri ini. Padahal reformasi sudah berjalan lebih dari satu dekade. Paradigma politik yang belum berubah sama sekali itu adalah bahwa politik identik dengan kekuasaan. Semua energi politik seakan ditumpahkan demi meraih kekuasaan dan kemudian mempertahankannya. Jalannya semua proses itu dihela oleh kepentingan. Kepentingan tetap dijadikan panglima. Karena itu, selama kepetingan menghendaki, maka yang semula lawan bisa dalam sekejap menjadi kawan, dan sebaliknya. Bahwa kepentingan tetap menjadi penentu itu juga terungkap dalam curhatnya Sri Mulyani pada acara kuliah umum tentang &#8220;Kebijakan Publik dan Etika Publik&#8221; di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Selasa, 18/5. Ia menjelaskan mengapa mundur dari jabatan menteri keuangan dan menerima jabatan direktur operasional di Bank Dunia. Ia mengatakan, “Ini adalah suatu kalkulasi bahwa sumbangan saya, atau apapun yang saya putuskan sebagai pejabat publik, tidak lagi dikehendaki di dalam sistem politik di mana perkawinan kepentingan itu sangat dominan. Banyak yang mengatakan ini adalah kartel, saya lebih suka mengatakannya kawin, walaupun jenis kelaminnya sama.”</i><br />
+1</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on ACFTA-Pasar Bebas 2010: “Bunuh Diri Ekonomi Indonesia by Yous</title>
		<link>http://syariah.org/dp/?p=125&#038;cpage=1#comment-37</link>
		<dc:creator>Yous</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Feb 2010 17:34:20 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://syariah.org/dp/?p=125#comment-37</guid>
		<description>Untuk menghadapi persaingan itu harusnya Indonesia membebaskan pajak penghasilan bagi rakyatnya. Nabi Muhammad pun mengharamkan pajak. Ketika pajak diharamkan akan mendorong pemerintah mencari sumber non pajak dnegan kata lain memaksimalkan penghasilan dari kekayaan alam yang selama ini diambil oleh pihak swasta dan asing.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Untuk menghadapi persaingan itu harusnya Indonesia membebaskan pajak penghasilan bagi rakyatnya. Nabi Muhammad pun mengharamkan pajak. Ketika pajak diharamkan akan mendorong pemerintah mencari sumber non pajak dnegan kata lain memaksimalkan penghasilan dari kekayaan alam yang selama ini diambil oleh pihak swasta dan asing.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Atasi HIV/AIDS dengan cara Islam, Bukan dengan cara Liberal! by Potret Buram Kota Bandung Akhir 2009: Perkembangan HIV/AIDS di Kota Bandung Berada Pada Level Meperhatinkan « Zahrahonline's Weblog</title>
		<link>http://syariah.org/dp/?p=97&#038;cpage=1#comment-22</link>
		<dc:creator>Potret Buram Kota Bandung Akhir 2009: Perkembangan HIV/AIDS di Kota Bandung Berada Pada Level Meperhatinkan « Zahrahonline's Weblog</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 Jan 2010 01:19:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://syariah.org/dp/?p=97#comment-22</guid>
		<description>[...] Solusi, entahlah harus solusi apalagi yang harus diberikan. Solusi Islam yang saya dapat dari http://syariah.org/dp/?p=97, [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] Solusi, entahlah harus solusi apalagi yang harus diberikan. Solusi Islam yang saya dapat dari <a href="http://syariah.org/dp/?p=97" rel="nofollow">http://syariah.org/dp/?p=97</a>, [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Atasi HIV/AIDS dengan cara Islam, Bukan dengan cara Liberal! by ummu nafidz</title>
		<link>http://syariah.org/dp/?p=97&#038;cpage=1#comment-21</link>
		<dc:creator>ummu nafidz</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Dec 2009 07:21:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://syariah.org/dp/?p=97#comment-21</guid>
		<description>freesex=kebebasn yg kbablasan akhiry hiv-aids merajalela,buah dr sistem kapitalis yg mengagungkn kebebasn akhry kebablasan.solusi:islamlah satu2y solusi yg mampu mjd pmecah pmslhn.insyaallh tegaky khilafah rosyidah akn sgr mhpus slrh kgundhn umat akn hiv-aids ini.amin</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>freesex=kebebasn yg kbablasan akhiry hiv-aids merajalela,buah dr sistem kapitalis yg mengagungkn kebebasn akhry kebablasan.solusi:islamlah satu2y solusi yg mampu mjd pmecah pmslhn.insyaallh tegaky khilafah rosyidah akn sgr mhpus slrh kgundhn umat akn hiv-aids ini.amin</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
